Lingkungan adalah rumah. Di dalamnya, manusia melakukan berbagai aktivitas seperti bekerja, bermain, belajar dan berbagai kegiatan lainnya. Lingkungan adalah media dengan peran yang sangat bermakna. Kondisi yang ada pada lingkungan memberi efek yang sangat signifikan. Sebuah aktivitas dapat berlangsung gagal atau sukses, salah satu faktor utamanya adalah lingkungan.

Belajar merupakan salah satu aktivitas yang dilaksanakan oleh manusia dalam sebuah lingkungan tertentu yang disebut dengan sekolah. Penataan lingkungan sekolah sangat dibutuhkan. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan belajar menjadi nyaman dan kondusif serta menunjang berlangsungnya kegiatan belajar yang optimal.
Menyadari akan pentingnya lingkungan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran, SMP Negeri 1 Mranggen (baca: Spensa) melaksanakan penataan lingkungan melalui program Adiwiyata. Program yang dimulai sejak beberapa tahun lalu dilaksanakan secara terus menerus hingga pada akhirnya sukses membuahkan hasil yang membanggakan.

Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, penghargaan Adiwiyata diserahkan. Di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, SMP Negeri 1 Mranggen menjadi salah satu dari puluhan sekolah di Indonesia yang diundang untuk menerimanya. Acara penyerahan penghargaan Adiwiyata 2025 dihadiri oleh Menteri Lingkungan RI, Hanif Faisol Nurofiq. Adapun bagi Plt. kepala SMP Negeri 1 Mranggen, ibu Sri Suratmi, S.Pd., M.Pd., acara ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Dengan didampingi tim dari Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Demak, sejumlah 5 sekolah di wilayah kabupaten Demak bersuka hati berangkat bersama.

Penghargaan Adiwiyata adalah penghargaan yang istimewa. Ini bukan hanya penghargaan tentang hasil. Ini adalah proses yang panjang dengan menguras pikiran dan tenaga. Perilaku yang positif dalam menjaga lingkungan adalah poin utama. Target yang sangat ingin dicapai ialah penumbuhan dan pembiasan perilaku positif pada siswa. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Lingkungan RI.

Dalam paparannya, dikatakan bahwa program Adiwiyata menitikberatkan pada lima aspek utama perilaku ramah lingkungan di sekolah. Kelima aspek tersebut meliputi kebersihan dan sanitasi lingkungan sekolah, pengelolaan sampah berkelanjutan, pelestarian keanekaragaman hayati, konservasi serta efisiensi penggunaan udara, dan penghematan energi dalam aktivitas sehari-hari. Sekolah diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.
Ditambahkan olehnya, bahwa tujuan utama program Adiwiyata adalah mewujudkan perilaku ramah lingkungan di sekolah dan madrasah sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara menyeluruh.
Penghargaan adalah hal yang membanggakan. Lebih membahagiakan lagi, apabila target utamanya tercapai dengan sempurna. Perilaku positif dalam menjaga lingkungan benar-benar dimiliki siswa. Bagi masa depan, ini adalah pembelajaran yang sangat berguna. Lingkungan akan memberikan manfaat sebesar-besarnya jika benar-benar dirawat dan dijaga,
Mari jaga lingkungan! Lingkunganku sehat, prestasiku meningkat.
Salam Adiwiyata, salam jaya Spensa. (AA)

Selamat seluruh warga SMP 1 Mranggen, terus semangat menerapkan Perilaku Berbudaya Lingkungan Hidup
Beri Komentar