Karakter adalah nama lain dari sifat, watak atau budi pekerti. Karakter dimanifestasikan dalam bentuk perkataan dan perilaku atau perbuatan pribadi. Perbuatan dan ucapan yang baik atau buruk mencerminkan karakter yang dimiliki. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam hal lahirnya perbuatan dan perkataan seseorang, karakter adalah kunci.
Menjadi dewasa adalah pasti. Akan tetapi, dalam hal personalitas, karakter seseorang tidak terbangun sendiri. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Adapun lingkungan adalah salah satu faktor yang sangat berarti. Pendidikan atau pembelajaran merupakan pemengaruh utama yang memegang kendali.
Berkaitan dengan hal ini, oleh plt. kepala SMP Negeri 1 Mranggen, pelaksanaan pendidikan karakter bagi para siswa dijadwalkan. Dalam berbagai event, pendidikan karakter selalu dimuatkan.

Pada kegiatan pasca-ASAS, tim STP2K didapuk menjadi motor. Pendidikan karakter dijadwalkan menjadi pengisi kegiatan pembelajaran pada 16 dan 17 Desember. Bagi siswa kelas VII dan VIII, kegiatan ini diprogramkan pada akhir semester. Meskipun bukan termasuk dalam kegiatan pembelajaran kurikuler, kegiatan ini diprogramkan secara rutin dengan tujuan agar menjadi pembiasaaan bagi siswa.

Dengan instruktur dari KODAM 4 Diponegoro, kegiatan pendidikan karakter rutin diselenggarakan. Adapun Misi utamanya adalah agar karakter positif dapat ditumbuhkembangkan. Tanggung jawab, religiusitas, kedisiplinan dan kejujuran adalah karakter yang dilatihkan.

Karakter yang positif adalah hal baik yang perlu ditingkatkan dan dipacu. Ini bukan sekadar teori, tetapi merupakan modal dasar bagi terbangunnya bangsa yang bermutu dan maju. Sebagai persona-persona yang akan menjadi dewasa nantinya, siswa adalah generasi yang harus diberi bekal berupa pendidikan karakter dan berbagai ilmu agar dapat melangkah menuju masa depan tanpa ragu.
Salam hangat. Salam jaya spensa. (AA)

Beri Komentar