Masa depan adalah keniscayaan. Kedewasaan adalah sebuah kepastian. Cepat atau lambat, kedatangannya tak bisa dielakkan. Menghindar adalah kemustahilan. Menghadapi masa dewasa yang penuh tantangan, persiapan harus dilakukan. Banyak problematika yang akan menjadi rintangan. Semua butuh kemampuan yang meyakinkan agar dapat menemukan solusi yang tepat pada setiap masalah yang dihadapkan. Oleh karena itu, pemantapan karakter adalah aktivitas yang wajib diprioritaskan.

Menyadari akan pentingnya hal tersebut, kegiatan LDK untuk para siswa SMP Negeri 1 Mranggen (baca= Spensa) diselenggarakan. LDK adalah kepanjangan dari Latihan Dasar Kepemimpinan. Ini adalah kegiatan yang setiap tahun diprogramkan. Dengan tujuan utama menunjang misi pemantapan karakter siswa, maka kegiatan ini setiap tahun rutin dijalankan.

Dengan menggandeng fasilitator dari KODAM IV/DIPONEGORO, tiga persona tentara sengaja didatangkan. Kepada mereka, tugas memberi bimbingan disampaikan. Kepala sekolah, ibu Sri Suratmi, S.Pd., M.Pd. beserta tim STP2K memberikan pendampingan kepada sejumlah 124 siswa sampai usai pelaksanaan.

LDK merupakan kegiatan yang penuh dengan pembelajaran tentang bagaimana seseorang bersikap sebagai seorang pemimpin yang baik. Di dalamnya, terdapat berbagai materi yang perlui dikuasai oleh calon pemimpin. PBB Dasar tentang sikap dan etika baris-berbaris, survival, kepemimpinan, wawasan kebangsaan dan bela negara, api unggun dan pentas seni disertai renungan. Selain itu, ada pula kegiatan favorit yang paling ditunggu-tunggu, yakni outbond yang disertai dengan materi senam otak dan dinamika kelompok. Ini adalah materi yang paling seru. Ada tawa dan canda. Ada tegang dan lega.


Kegiatan ini tetap terasa seru meski bertempat di lingkungan belajar sehari-hari. Kegiatan yang dilangsungkan pada hari Sabtu hingga Minggu, 15 dan 16 November 2025 ini difasilitasi dengan disiapkan arena yang melatih sekaligus menantang keberanian dan nyali.

LDK yang diselenggarakan dalam dua hari ini merupakan kegitan lanjutan. Di Spensa, LDK biasa dilaksanakan seusai terpilihnya ketua OSIS yang baru. Sebelumnya, kegiatan Pilkasis digelar akhir bulan Oktober lalu. Melalui kegiatan pembelajaran tentang demokrasi ini, terpilihlah ketua OSIS yang baru beserta para pengurusnya yang akan bertugas selama satu tahun ke depan. Dengan bimbingan dan pendampingan dari tim STP2K, siswa-siswa belajar seluk-beluk cara pemilihan pemimpin mereka sendiri,mulai dari cara menerima surat suara, mencoblos dalam bilik suara, memasukkan ke dalam kotak hingga penghitungan dan penetapan kemenangannya.

Siswa-siswa adalah calon pemimpin pada masa depan. Jiwa kepemimpinan alias leadership sangat penting untuk dimiliki dan diterapkan. Dalam berbagai bidang kehidupan, sebagai seorang pemimpin, memiliki kemampuan yang mumpuni adalah kewajiban. oleh karena itu berbagai upaya belajar haruslah secara tekun dilakukan.
Demikian reportase seru dari SMP Negeri 1 Mranggen. Sampai jumpa. Salam bangga. Salam jaya Spensa. (AA)

Beri Komentar