Apa yang anda ketahui tentang karakter positif? Mungkin anda akan mengaitkannya dengan sifat dan perbuatan yang baik. Jika anda berfikir demikian, anda benar.
Karakter adalah sifat pribadi seseorang yang merupakan bawaan atau turunan dari orang tuanya secara genetik. Penurunan ini bersifat holistik, yakni mental dan fisik. Ini bersifat unik.


Sebagaimana diketahui bahwa karakter adalah pemicu lahirnya perbuatan atau behavior. Karakter yang dimiliki akan mengarahkan seseorang untuk mengambil sikap ketika menghadapi suatu situasi atau kondisi tertentu.

Ya. Karakter yang dimiliki seseorang bukanlah buatan. Mengubah atau menghilangkannya adalah hal yang mustahil dilakukan. Namun demikian, tidak perlu berputus harapan. Ada banyak upaya yang dapat dilaksanakan. Karakter positif seseorang dapat ditingkatkan. Melalui berbagai edukasi atau pelatihan.

SMP Negeri 1 Mranggen atau yang biasa disebut Spensa sebagai instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang edukasi menyadari benar akan hal itu. Oleh karena itu, secara berkelanjutan kegiatan pengembangan diri selalu dipogramkan. Pengembangan diri siswa adalah prioritas. Demikian pula, pengembangan diri untuk pendidik terus diselenggarakan untuk meningkatkan kapabilitas dan kualitas.

Pada pekan seusai Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) 2024/2025 ini Spensa menggelar beberapa kegiatan pengembangan diri bagi siswa dan gurunya. Memanfaatkan fasilitas dan lokasi yang ada, dihadirkan beberapa mitra. Mereka adalah persona-persona dari beberapa instansi yang telah lama menjalin kerja sama dengan Spensa.
Pada hari Sabtu, 14 juni 2025, kegiatan sosialisasi kesehatan dilakukan. Kepada siswi-siswi kelas VII dan VIII, sosialisasi berkaitan dengan penggunaan kosmetik diberikan. Dengan menggandeng Puskesmas Mranggen 1, sejumlah lima ratusan siswi menyimak presentasi. Kepala Puskesmas dr. Rokhis Saidah didampingi salah seorang perawat menyampaikan paparan.
“Remaja sebenarnya belum direkomendasikan untuk memakai skincare. Kulit remaja masih sangat alami dan bagus. Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan yang harus dijaga”, demikian dikutip dari perkataan sang dokter. Selain itu, jika memang benar-benar diperlukan sikap selektif dalam memilih produk yang digunakan harus diterapkan. Oleh plt. kepala SMP Negeri 1 Mranggen, dikatakan bahwa diundangnya petugas Puskesmas ini merupakan tindak lanjut dari adanya rasa khawatir terhadap siswi-siswi yang terlihat mengenakan kosmetik secara berlebihan akhir-akhir ini.

pada dua hari berikutnya, yakni Senin dan Selasa, 16 dan 17 juni 2025 kegiatan pengembangan diri untuk siswa masih berlangsung. Kali ini, tema kedisiplinan diusung. Dua orang prajurit TNI yang bertugas di wilayah koramil Mranggen turut berkecimpung.
Nah, untuk pendidiknya, kegiatan serupa dilaksanakan pula. Seorang psikolog didatangkan. Kehadirannya diharapkan meningkatkan wawasan berkaitan dengan kondisi psikologi yang menjadi bekal dalam menghadapi berbagai kondisi pembelajaran. Ibu Leny Marlina, S.Psi.,M.Psi. mengisi presentasi dengan tema menggugah motivasi.

Spensa telah menyusun program edukasi dengan tujuan mengembangkan diri. Ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai dengan jadwal yang dituliskan. Harapannya, pasti hanya demi kualitas. Kualitas ilmu, akhlak dan personalitas. Ucapan terimakasih disampaikan kepada berbagai pihak yang bersedia bersama-sama mengedukasi para siswa agar menjadi pribadi yang bermutu jiwa dan raga.
Demikian reportase tentang kegiatan kali ini. Sampai jumpa lagi. Salam bangga. Salam jaya Spensa. (AA)

Beri Komentar