Sekolah adalah tempat menempa diri. Berbagai keterampilan atau kompetensi dipelajari. Bukan hanya tentang mata pelajaran, ini juga berkaitan dengan berbagai kebisaan atau keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan.

Bulan September 2025 ini adalah waktu untuk membuktikan kemampuan diri. Siswa-siswa Spensa berhasil memamerkan kualitas yang dipunyai. Sehabis bertarung dalam pergumulan sengit, sang kompetitor berjuang memperebutkan predikat elit. Adapun menyerah adalah hal yang mustahil karena perjuangan telah dilakukan dalam berjuta lelah.

Dalam berbagai ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan di lingkungan kabupaten Demak, ini dia catatan prestasi yang berhasil ditorehkan oleh siswa-siswa SMP Negeri 1 Mranggen (baca: Spensa) pada bulan September ini.
Pada ajang MAPSI tahun 2025 yang digelar di SMP Negeri 3 Mranggen, trofi juara 3 cabang lomba tilawah putri berhasil dibawa pulang. Mayla Fayza A. dari kelas IX A bersuka hati menerima trofi yang diserahkan kepadanya.

Pada ajang yang sama, Muhammad Adil P. dari kelas VII B juga sukses merebut trofi pada cabang lomba yang sama untuk kategori peserta putra.

Festival Tunas Bahasa Ibu adalah ajang unjuk kebolehan dalam berbahasa Jawa. Pada ajang lomba cerita pendek berbahasa Jawa yang biasa disebut cerkak, juara 2 berhasil direbut oleh Ayuga Asyam Z. dari kelas VIII B.

Cabang lomba Macapat juga memberikan hoki kepada Spensa dengan ‘mempersilakan’ Muhammad Husain Pangestu menggaet predikat juara 3.
Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional. Dalam berbagai media dan gawai, bahasa Inggris lazim digunakan untuk menyampaikan berbagai paparan. Kompetisi berbahasa Inggris yang diselenggarakan beberapa saat lalu ini mengantarkan Elvia Destin menjuarakan diri dalam speech contest dengan merebut piala juara 3.

Hal lain yang membanggakan adalah dalam story telling contest, Briana Putri K.H. juga mendapat predikat juara. Briana membuktikan bahwa usahanya dapat membuahkan hasil dengan menyuguhkan gelar juara harapan 2 kepada Spensa tercinta.

4. Berjaya dalam Kalijaga Wali Championship (KWC III) Demak
Kejuaraan yang digawangi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Demak juga membukakan pintu lebar-lebar bagi Spensa untuk merebut medali dalam jumlah meruah. Tiga medali emas sukses dipersembahkan oleh Dafa, Nadia dan Laura. Dua medali perak berhasil dibawa pulang oleh Ilham dan Satria. Sementara itu Tuhfatul dan Alifa melengkapi perolehan medali dengan menyabet medali perunggu. Pertarungan dalam arena pencak silat yang digelar pada tanggal 26 sampai dengan 28 September 2025 berlangsung seru berkat bimbingan dari kak Sunardi, sang pendekar dari aliran Perisai Diri.

Memang benar apa yang disampaikan dalam pepatah berbahasa Arab yang berbunyi man jadda wajada. “Barang siapa bersungguh-sungguh, dia akan dapat mewujudkannya”. Adapun piala-piala dan medali serta kemenangan dan kebanggaan yang berhasil dipersembahkan oleh para siswa merupakan bukti nyata bahwa kesungguhan mereka selama berlatih benar-benar menghadirkan hasil sesuai dengan ekspektasi yang diidamkan.
Ungkapan selamat dan terima kasih disampaikan kepada segenap crew yang telah bersusah payah agar para siswa kuat berperang dan bertahan untuk terus menyerang dalam berbagai kompetisi yang diikuti.
Demikian reportase dari Spensa untuk menutup bulan September yang penuh keceriaan ini. Spensa terus melaju dan makin bermutu. Salam bangga. Salam jaya Spensa. (AA)

Beri Komentar