Spensa kembali berjaya. Sang juara pulang dengan membawa euforia. Kali ini, KOSN menjadi ajangnya.

Ya, KOSN atau Kompetensi Olahraga Siswa Nasional merupakan ajang kejuaraan lomba olahraga bagi para siswa. Dalam ajang kejuaraan ini, para siswa SMP berlomba menunjukkan prestasi olahraga yang dimilikinya. Dan, SMP Negeri 1 Mranggen alias Spensa merupakan pelanggan setia piala atau medalinya.

Pada kejuaraan olahraga tingkat kabupaten Demak yang dihelat pada tanggal 9 dan 10 Maret tersebut, Spensa kembali memamerkan taji. Siswa-siswa kebanggaan Spensa, Maulana Yusuf Ibrahimovic dan Rifda Safinatun Naja, menorehkan prestasi sebagai sang juara. Keduanya yang saat ini tercatat sebagai siswa kelas delapan D Spensa kembali mengharumkan nama almamater tercinta dalam kejuaraan olahraga.

Rifda Safinatun Naja, atau yang akrab disapa Naja berhasil merebut juara pertama dalam nomor bulutangkis tunggal putri. Dengan demikian, medali emas berhak dibawa pulang olehnya. Naja, yang pada kejuaraan sebelumnya juga berhasil menggondol emas, telah mengantongi pengalaman dalam menjatuhkan lawan. Alhasil, pada duel ini, Naja tidak mengalami kesulitan berarti dalam mengalahkan rival yang dihadapi.                                

Beda Naja, beda pula dengan Maulana Yusuf Ibrahimovic. Pemain bulutangkis tunggal putra dengan panggilan Movic ini mengalami momen dramatis yang mungkin akan sulit untuk dilupakan. Meski hanya berhasil meraih medali perunggu, tetapi duel seru sekaligus mendebarkan telah ia lalui. Bertemu dengan lawan tangguh tidak membuat semangatnya runtuh. Ia terus berjuang agar keringatnya tak sia-sia terbuang. Antara Movic dan rivalnya, hanya ada selisih garis tipis. Siapapun yang menjadi juara adalah yang paling siap.

Nomor perlombaan lain yang diikuti Spensa adalah atletik. Pada nomor ini Spensa berhasil menduduki peringkat lima pada klasemen perolehan medali seluruh peserta KOSN kabupaten Demak.

Pada kesempatan KOSN tingkat kabupaten Demak tahun ini, direncanakan dipertandingkan lima nomor perlombaan. Namun dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19, dua nomor batal diperlombakan. Dua nomor tersebut adalah senam artistik dan renang. Pembatalan ini sangat disayangkan mengingat nomor-nomor itu adalah nomor andalan Spensa. Hal ini disampaikan oleh Bustamil Arifin, S.Pd., M.Pd. sebagai sang pelatih yang didampingi ofisialnya, Siswanto, S.Pd.

Ada tiga tempat yang digunakan dalam penyelenggaraan KOSN tingkat kabupaten Demak tahun ini. GOR KONI digunakan dalam pertandingan bulutangkis, BLK kabupaten Demak dan SMA Negeri 3 Demak digunakan dalam pertandingan atletik.

“Sebagai insan olahraga, saya sangat mengharapkan agar nomor atletik dapat diselenggarakan di tempat yang lebih layak, sehingga tidak membahayakan”. Demikian harapan Bustamil Arifin S.Pd., M.Pd., sang sang pelatih yang disampaikan berkaitan dengan penggunaan tempat-tempat tersebut sebagai lokasi pertandingan.

Pertandingan merupakan sarana pelatihan dan meningkatkan kualitas. Bagi siswa, atau siapa saja. Mari dukung mereka yang telah berjuang untuk mengharumkan Spensa. Salam Spensa jaya.(AA)

Leave a Comment