Kerja keras akan memberikan hasil yang pantas. Itulah kata-kata mutiara yang benar-benar pas. Dalam pernyataan tersebut, disampaikan bahwa apa yang diusahakan dengan sekuat tenaga pasti akan menyuguhkan perasaan puas. Kata-kata ini hanya akan ditangkap dengan tepat oleh orang-orang yang berpikiran cerdas.
Bagi SMP Negeri 1 Mranggen, kata-kata mutiara tersebut bukanlah kata-kata yang tidak berarti. Ini menjadi semacam mantra sakti yang harus dirapal bahkan dalam relung hati. Untuk menjadi juara, harus ada latihan dan tempaan keras yang harus dilalui.

Menyadari akan kebenaran tersebut, kegiatan pembinaan bagi calon peserta lomba Pramuka Garuda Berprestasi tingkat Kwarda Demak dilangsungkan. Kegiatan dilaksanakan selama beberapa pekan. Dengan bimbingan kak Setyo, wawasan dan kompetensi calon peserta disiapkan.
Dalam dua hari lomba, yakni 2 dan 3 Mei 2026, peserta lomba dari SMP Negeri 1 Mranggen (baca: Spensa) yang mewakili kwarran Mranggen mengerahkan segenap kekuatan. Pembina sekaligus pendamping hanya diizinkan mengamati dari kejauhan. Ini adalah meomentum yang benar-benar mendebarkan. Peserta lomba benar-benar dilepas tanpa boleh diberi saran atau masukan.

Oleh Kwarda Demak, lomba Pramuka Garuda Berprestai untuk penggalang tahun 2026 ini dipusatkan di sanggar pramuka. Sejumlah peserta dikirim oleh kwarrannya. Ada banyak soal dan tantangan yang harsus dikerjakan oleh mereka. Ada scouting skill yang meliputi PBB, pioneering dan lain-lain, kemampuan berbahasa asing, leadership serta unjuk kerja dan/atau wawancara.

Mengikuti lomba semacam ini bukanlah hal yang mudah. Para peserta dari berbagai pangkalan sama-sama tak ingin menyerah. Segenap kemampuan dikerahkan dalam pertarungan dengan menggunakan jurus-jurus lincah nan indah. Ini dilakukan karena tak ada yang mau pulang sebagai peserta yang kalah.

Hasilnya, ini dia. Desviazza Rahma Almayra dari pangkalan Spensa berjaya. Bersama dengan pembinanya, ia pulang dengan bangga. Dengan rasa puas dan bahagia, diboyongnya trofi juara pertama. Pada kejuaraan bergengsi ia berhasil meninggalkan peserta dari kwarran Dempet di urutan kedua dan kwarran Karanganyar sebagai juara tiga.

Kemenangan Desviazza dalam kejuaraan ini adalah sebuah kabar yang menyenangkan. Desviazza adalah satu dari banyak siswa yang berjuang meningkatkan kompetensi demi mencapai karakter positif menghadapi masa depan. Kepadanya, mari kita berikan doa dan dukungan semoga ia berhasil meraih kesuksesan!
Demikian reportase dari dunia pramuka di Spensa. Sampai jumpa. Salam bangga. Salam jaya Spensa. (AA)

Beri Komentar