Info Sekolah
Thursday, 03 Sep 2026
  • Selamat datang di laman web SMP Negeri 1 Mranggen      

BPBD DEMAK BERSAMAI SPENSA MENJADI SPAB TANGGAP, TANGKAS DAN TANGGUH HADAPI BENCANA

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Dalam beberapa waktu terakhir ini, warga dunia dikejutkan dengan berbagai bencana. Hingga bulan Agustus 2026, tercatat berbagai petaka menimpa. Ada gempa bumi dahsyat mengguncang Venezuela. Beberapa hari sebelumnya, gempa serupa menghancurkan Kolombia. Gelombang panas ekstrem menyapu Afrika dan Eropa. Banjir bandang menerjang Grand Canyon dan Nepal perbatasan China.

Peserta lengkap.

Nah, Indonesia, saat ini, tak kalah berduka. Gempa di Flores, NTT sangat menyayat jiwa. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tiap tahun tak lupa menyapa. Terakhir, ada sejumlah tujuh gunung dalam status siaga bencana. Erupsi dan luncuran abu vulkanik disertai gempa menggetarkan permukiman warga. Gunung Sinabung, Lewotobi, Lewotolok, Semeru, Merapi dan Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda.

Mas Habib memperagakan memperagakan gerakan perlindungan diri.

Dalam kondisi mengkhawatirkan semacam ini, kesiapsiagaan menghadapi bencana adalah kebutuhan mutlak, pastinya. Apalagi waktu terjadinya tak pernah terduga. oleh karena itu, setiap persona harus mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari untuk menyelamatkan diri dan keluarga.

Praktik perlindungan diri.

Menyadari akan hal ini, BPBD kabupaten Demak merasa tergugah. Kepada civitas academica SMP Negeri 1 Mranggen (baca: Spensa), sosialisasi dan edukasi diberikan. Dengan mengundang berbagai stakeholder yang berhubungan erat dengan Spensa, materi dan pelatihan disampaikan. Puskesmas Mranggen 1, komite sekolah, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa Kembangarum, Mranggen turut antusias mengikuti kegiatan.

Khanza bermain peran sebagai korban yang tidak sadarkan diri saat simulasi.

Bersama dengan PMI, dalam waktu dua hari, yakni 2 dan 3 September 2026, BPBD kabupaten Demak berkunjung. Dengan menggunakan lab multimedia, gedung olahraga serta lapangan basket, kegiatan sukses berlangsung.

Kegiatan bertajuk Sosialisasi dan Edukasi Kesiapsiagaan Bencana SMP Negeri 1 Mranggen ini sukses diselenggarakan. Ahmad Habib, pemateri sekaligus kepala PMI kabupaten Demak beserta timnya dengan penuh semangat menyampaikan paparan. Olehnya, diedukasikan berbagai hal yang harus dipahami berkaitan dengan kebencanaan. Penilaian mandiri, kajian risiko bencana, penyusunan tim siaga bencana, rencana aksi, penyusunan SOP serta simulasi kegempaan lancar dipraktikkan.

Simulasi penanganan korban bencana yang mengalami cidera oleh tim PMR dan puskesmas.

Kegiatan ini, oleh berbagai pihak dinilai sebagai sebuah aktivitas yang sangat bermanfaat. Kepala SMP Negeri 1 Mranggen menyampaikan hal itu dalam sesi kesan dan pesan secara singkat.

“… Rasa terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan. Kita tahu bahwa bencana bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, kegiatan ini tentu saja adalah kegiatan yang memberikan manfaat bagi kita semua”. Demikian disampaikan oleh ibu Titis Perwitasari, S.Pd., M.Pd.

Saatnya penyerahan cinderamata.

Menghadapi bencana butuh ketanggapan, ketangguhan dan ketangkasan. Sebelum bencana benar-benar datang, berlatih serta menyiapkan diri sangat perlu dilakukan. Keamanan dan keselamatan diri, sahabat, rekan dan keluarga menjadi suatu hal yang mesti diprioritaskan.

Yuk perkaya diri dengan berbagai pengetahuan! Jadikan diri kita sebagai pribadi yang tanggap, tangguh dan tangkas menghadapi berbagai kondisi dan tantangan masa depan.

Salam tangguh. Salam kemanusiaan. (AA)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar