Info Sekolah
Thursday, 25 Jul 2024
  • Selamat datang di laman web SMP Negeri 1 Mranggen      
  •      

SPENSA KEDEPANKAN PEMBELAJARAN IBADAH MESKI BUKAN MADRASAH

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Mewujudkan insan yang beriman, bertakwa, berbudi pekerti luhur, unggul dalam prestasi dan berwawasan lingkungan adalah bunyi visi SMP Negeri 1 Mranggen alias Spensa. Visi ini merupakan pandangan dan cita-cita luhur yang diharapkan dapat tercapai sepenuhnya. Visi ini pulalah yang selalu diupayakan agar nantinya lahir lulusan yang bermutu dan maju baik fisik, mental maupun spiritual. Nah, poin yang terakhir adalah fokus kita kali ini.

Gerbang dan halaman Spensa yang asri diambil gambar dari arah dalam.

“Dan tidak Aku (Allah SWT) ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku (Allah SWT)”. Demikian difirmankan oleh Allah SWT dalam QS. Adz-dzariyat: 56.

Tempat ibadah yeng representatif berdiri kokoh dan megah di dalam lingkungan Spensa.

Dalam ayat suci tersebut, disampaikan bahwa Tuhan Yang Mahaesa menghidupkan manusia di bumi ini hanya dengan satu tujuan, yakni beribadah, melakukan penghambaan atau kadang disebut pelayanan. Aktivitas ini dapat berupa berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Belajar, bekerja, bergaul dan lain sebagainya. Berbagai kegiatan tersebut haruslah dilakukan sesuai dengan tata cara yang telah diatur-Nya. Nah, untuk dapat selalu terkoneksi dengan Tuhan Yang Mahakuasa, ibadah adalah medianya.

Tausiyah islami disampaikan oleh ustad Fuad Fahmi, M.Pd.I dalam kegiatan bulan Ramadhan di masjid Spensa.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang ahli filosofi asal Rumania, Mircea Eliade. Dalam teorinya, Eliade mencetuskan bahwa manusia juga disebut sebagai homo religious. Manusia beragama. Manusia yang berkepercayaan bahwa Tuhan itu ada dan kekuatan-Nya menguasai manusia yang tidak berdaya kecuali diberi secuil kekuatan oleh-Nya.

Ceramah agama disampaikan oleh ulama yang khusus diundang untuk memberikan pencerahan kepada siswa-siswa.

Mengingat akan hal tersebut, Spensa sebagai sebuah lembaga pendidikan berupaya memberikan layanan pembelajaran berupa pelaksanaan kegiatan ibadah bersama. Meskipun bukan sekolah bercorak religi atau biasa disebut madrasah, Spensa tetap berupaya mengedepankan pembelajaran keagamaan kepada para siswa.

Salat berjamaah menjadi pembiasaan setiap siang.
Berbagai kegiatan religi diselenggarakan di masjid Spensa dan sekitarnya.

Melalui kegiatan pembiasaan salat zuhur berjamaah, Spensa berusaha merealisasikannya. Salat zuhur dilaksanakan setiap siang dengan jadwal kelas dan guru yang terorganisasi. Ibadah bersama juga direalisasikan melalui kegiatan pembentukan karakter yang dikaitkan dengan hari-hari besar keagamaan. Dengan tambahan wawasan dari ulama atau pendeta yang sengaja didatangkan, keimanan dan ketakwaan segenap civitas academica Spensa akan makin kuat dan mantap.

Kegiatan religi nonmuslim didampingi Pdt. Januar Pribadi, S.Th., M.Th.

Kegiatan pembelajaran berkonten religi juga dimuatkan dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dengan mengambil tema Sehat Jiwaku, Kuat Ragaku, Taat Ibadahku, para siswa pada tahapan kelas VII diajak belajar menjadi pribadi yang berkehidupan dengan menjaga keseimbangan kesehatan mental, kekuatan fisik dan ketaatan dalam beribadah. Berbagai kegiatan ini disusun dan diorganisasikan dalam program sekolah yang disusun bersama oleh para pemangku kebijakan. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran religi telah terintegrasi dengan berbagai program lainnya di spensa ini.

Kegiatan penumbuhan karakter positif siswa bersamaan dengan peringatan maulid nabi Muhammad SAW di Spensa.
Antusiasme yang besar tampak pada saat khusyuk mengikuti kegiatan religi.

Nah, ini dia reportase Spensa kali ini. Sampai jumpa lagi dalam reportase kegiatan Spensa berikutnya. Spensa selalu berupaya untuk terus melaju agar makin bermutu.

Salam Bahagia. Salam jaya Spensa. (AA)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar