Pada masa pandemi ini, hampir semua aktivitas mengalami kelesuan alias mati suri. Semua seakan terlelap tanpa tahu kapan bisa kembali mengepakkan sayap. Ada rasa rindu yang luar biasa untuk kembali beraktivitas seperti semula. Ancaman sebaran Covid-19 menciutkan nyali untuk kembali tancap gas memulai mobilitas.

Dalam kondisi demikian, kegiatan pendidikan harus terus berjalan. Ini demi asa untuk meraih masa depan. Utamanya, masa depan siswa yang merupakan ahli waris bangsa. Semua kegiatan pembelajaran harus terus berlanjut meskipun mendung pandemi masih saja bergelayut.

Hal inilah yang kemudian melahirkan motivasi untuk mengikuti kompetisi. Kompetisi merupakan salah satu kegiatan pembelajaran yang di dalamnya terdapat persaingan antarkontestan. Persaingan untuk menunjukkan prestasi yang dimiliki. Bersamaan dengan ajang kompetisi siswa yang kini mulai bergeliat, SMP Negeri 1 Mranggen turut bangkit setelah sekian waktu tenggelam dalam rehat.

Raihan Aditya Hasya putra dan Fadhly Ahmad Faza, siswa VIII A, serta beberapa siswa SMP Negeri 1 Mranggen lainnya kini sedang bersiap mengikuti kompetisi. Kuatnya motivasi belajar yang dimiliki membuat mereka lolos seleksi dari masing-masing guru pengampu untuk dapat diikutkan dalam kompetisi yang akan digelar April nanti.

Pada hari-hari yang telah dijadwalkan, beberapa siswa tersebut mengikuti latihan dan mendapatkan bimbingan. Dengan tekun mereka mengikuti kegiatan tersebut. Soal-soal dikerjakan. Penjelasan-penjelasan disimak dengan penuh kehikmatan.

Kini, Kompetisi Siswa Nasional (KSN) tingkat kabupaten Demak tinggal beberapa pekan lagi. Gemblengan yang makin intensif terus diberikan. Doa dan dukungan para guru dan pembimbing selalu disertakan.

Kompetisi makin dekat. Para petarung Spensa, ayo, kuatkan semangat! Sabet pialamu dan berikan kebanggaan kepada sekolah dan orang tuamu!

Salam jaya Spensa.(AA)

Leave a Comment