Tahun ajaran 2020/2021 hampir berakhir. Siswa-siswa tengah sibuk mengikuti penilaian akhir. Sebaliknya, tahun ajaran 2021/2022 segera tiba. Semua gembira. Saatnya menyambut calon siswa baru Spensa.

Penerimaan Peserta Didik Baru alias PPDB adalah event untuk menyambut siswa baru. Pelaksaanaannya selalu seru. Demikian pula dengan Spensa. PPDB berlangsung seru dan penuh haru biru.

Lazimnya SMP Negeri lainnya di kabupaten Demak, PPDB di Spensa mengikuti aturan yang diberlakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Demak. Mulai dari kuota calon siswa yang dapat diterima, jalur yang dibuka, berkas pendukung dan prosedur pendaftaran, pengumuman serta serba-serbi PPDB lainnya. Pada hal-hal itulah keseruan kemudian terjadi dan membuat kenangan PPDB di Spensa tidak akan terlupa.

SMP Negeri 1 Mranggen alias Spensa merupakan salah satu SMP ternama. Gelar juara selalu berhasil disabet siswa-siswanya dalam setiap lomba. Hal itulah yang membuat Spensa menjadi idola. Di kabupaten Demak, Spensa adalah salah satu sekolah dengan jumlah rombel atau rombongan belajar yang besar. Sebanyak 10 (sepuluh) rombel baru dengan siswa sejumlah 32 orang selalu dibuka tiap tahunnya. Dengan demikian, sekitar 320 pendaftar dapat diterima menjadi calon siswa baru Spensa. Ini adalah jumlah yang tidak dapat dikatakan kecil dalam hitungan kuota calon siswa. Namun demikian, jumlah yang besar itu masih saja dirasa tidak cukup. Ratusan pendaftar berebut masuk hingga waktu pendaftaran ditutup.

Empat jalur pendaftaran dibuka dalam PPDB di Spensa. Zonasi, afirmasi, prestasi, dan mutasi kerja orang tua.  Pada keempat jalur pendaftaran tersebut, zonasi dan prestasi adalah jalur yang paling seru. Pada kedua jalur tersebut, depak-mendepak posisi terjadi. Pendaftar paling awal belum tentu masuk jurnal. Pendaftar dengan zona radius terendah dan prestasi tertinggilah yang dapat bertahan hingga final. Oleh karena itu, memantau jurnal pendaftaran adalah kegiatan yang wajib dilakukan.

Selanjutnya, calon siswa dapat terverifikasi oleh tim PPDB berdasarkan berkas pendaftaran yang diajukan. Berkas yang sesuai ketentuan akan langsung diverifikasi. Sebaliknya, berkas yang tidak sesuai akan ditolak dengan disertai notifikasi. Di sinilah keseruan kembali terjadi. Banyak sekali pendaftar yang ditolak karena mengajukan berkas yang tidak sesuai ketentuan. Notifikasi yang disampaikan tidak diperhatikan. Mereka mendaftar kembali dengan berkas yang sama pula. Alhasil, mereka ditolak lagi. Begitu beberapa kali. Setelah dihubungi, barulah mereka mengerti dan memahami hingga selanjutnya mendaftar lagi untuk yang kesekian kali dan akhirnya dapat terverifikasi.

Dalam PPDB daring yang telah berlangsung beberapa tahun ini, prosedur pendaftaran sudah disosialisasikan. Informasi terkait PPDB jauh-jauh hari telah disebarluaskan. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi yang disajikan. Melalui papan informasi, MMT, laman web, bahkan status whatsapp guru juga tidak ketinggalan. Dalam informasi PPDB tersebut, alur prosedur digambarkan dengan sangat teratur. Langkah-langkahnya dapat diikuti dengan mudah. Meskipun demikian, ada saja pendaftar yang tidak mau bersusah payah. Berkas seadanya disodorkan. Tentu saja, penolakan segera diberikan.

Berikutnya, tibalah saat pengumuman dan pendaftaran ulang. Daftar nama calon siswa yang dinyatakan diterima sudah diumumkan. Langkah selanjutnya adalah mendaftar ulang. Ah, lagi-lagi peristiwa seru terjadi. Ada beberapa pendaftar yang datang ke sekolah untuk mendaftar ulang. Setelah dicari beberapa kali, ternyata diketahui bahwa namanya tidak tercantum dalam daftar calon siswa diterima. Setelah diusut, akhirnya mereka mengakui bahwa rasa percaya diri yang tinggi untuk diterima membuat mereka merasa tidak perlu memantau jurnal pendaftaran dan mengamati pengumuman penerimaan. Ahai.

Peristiwa-peristiwa seru beserta kendala-kendala yang mewarnai PPDB memang unik, asyik serta menggemaskan. Meskipun penat, tim PPDB tetap bersemangat. Semua harus kompak dan berjalan serentak. Oleh karenanya, koordinasi berkali-kali dilakukan agar PPDB terselenggara dengan lancar.

Yah, itulah gambaran PPDB Spensa. Penuh warna. Seru dan penuh haru biru. Sampai jumpa lagi pada kisah PPDB berikutnya.

Salam jaya Spensa.

Leave a Comment