Bencana dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan menimpa siapa saja. Hal ini disadari betul oleh BPBD kabupaten Demak. Mengingat hal tersebut, dicanangkanlah program Sekolah Aman Bencana (SAB).

Untuk menjamin pelaksanaan program tersebut, Selasa, 16 November 2020, BPBD kabupaten Demak menyambangi sekolah-sekolah di wilayah kabupaten Demak. SMP Negeri 1 Mranggen merupakan satu di antara puluhan sekolah yang disambangi tersebut.

Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi Sekolah Aman Bencana, BPBD kabupaten Demak memantau ketersediaan alat-alat keamanan yang dimiliki SMP Negeri 1 Mranggen. Rombongan BPBD yang digawangi oleh Fikri, S.Sos. tampak puas saat meninjau dan menerima penjelasan dari para pelaksana SAB SMP Negeri 1 Mranggen. Wakil kepala SMP Negeri 1 Mranggen bidang sarana prasarana, Ali Mashar, S.Pd bersama tim telah mengusahakan tersedianya fasilitas sekolah yang menunjang program SAB.

“Di SMP Negeri 1 Mranggen, sudah tersedia Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kran air di banyak titik, lonceng manual tanda bahaya, jalur evakuasi, dan lapangan sebagai titik kumpul, serta prosedur evakuasi”, demikian pernyataan Ali Masyhar, S.Pd. yang diamini oleh Bustamil Arifin, S.Pd., M.Pd., wakil kepala SMP Negeri 1 Mranggen bidang kesiswaan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan tindak lanjut simulasi tanggap bencana yang telah dilaksanakan di lingkungan SMP Negeri 1 Mranggen beberapa waktu lalu. Dengan simulasi dan monitoring evaluasi yang dilaksanakan Selasa lalu, SMP Negeri 1 Mranggen telah menunjukkan diri sebagai sekolah yang tanggap atau responsif terhadap bencana. (Amanah Agus)

Leave a Comment