Info Sekolah
Tuesday, 27 Feb 2024
  • Selamat datang di laman web SMP Negeri 1 Mranggen      
  •      

AKHIRI PROJECT 1, SPENSA APRESIASI DENGAN SELEBRASI

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Setelah selama kurang lebih empat bulan berlangsung, pembelajaran project 1 akhirnya mencapai ujung. Acara beranjak mencapai puncak. Fasilitator sebagai pendamping memberikan apresiasi dengan menyelenggarakan selebrasi.

Tari Saman turut memeriahkan selebrasi.
Tarian kelompok juga unjuk gigi.

Mengusung tema Gaya Hidup Berkelanjutan, selebrasi project 1 diselenggarakan pada hari Sabtu, 26 November 2022 di auditorium SMP Negeri 1 Mranggen dengan mengangkat judul Cerdas Memilah dan Mengolah Sampah. Bukan tanpa alasan tema dan judul ini diangkat. Gagasan-gagasan penting dibahas dan dipertimbangkan. Dengan mengingat bahwa penguatan karakter siswa merupakan tujuan utama, maka inilah selebrasi, sebagai perayaan berakhirnya kegiatan project 1 di Spensa.

Pengawas sekolah memberikan motivasi pada pembelajaran project 1.
Salah satu stand pameran karya siswa.

Selebrasi merupakan acara puncak. kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi. Setelah berakhirnya proses pembelajaran project 1, siswa-siswa diajak menampilkan karya-karya yang dihasilkan bersama kelompoknya. Ada benda bernilai seni sebagai hiasan. Ada pula benda bernilai guna yang dapat diambil manfaatnya. Lain dari itu, ditampilkan pula berbagai pertunjukan sebagai hiburan. Ada lagu, pertunjukan bela diri hingga tarian.

Vas bunga dari kertas bekas, hasil pengolahan sampah.
Sepeda dari kertas bekas karya siswa dapat difungsikan sebagai tempat pensil.

Sebelum selebrasi ini digelar, berbagai kegiatan telah dilaksanakan. Sesuai dengan tema, siswa diajak melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pengolahan sampah. Di antaranya adalah membuat pupuk kompos dari sampah organik. Kegiatan ini bahkan dibersamai oleh pengawas sekolah yang sengaja datang untuk memberikan pendampingan dan dukungan.

Pigura adalah salah satu hasil karya pengolahan sampah.
Kapal pinisi dari limbah kertas kardus bekas,

Kegiatan lainnya adalah membuat berbagai produk bernilai seni dan bernilai guna dari bahan bekas pakai. Ada banyak sekali karya mengagumkan yang dihasilkan. Berbagai hiasan semacam bunga aneka warna, mainan, serta benda pajangan lainnya.

Salah satu bunga hasil karya siswa dari limbah kantong plastik bekas.
Bunga dari limbah kantong plastik berwarna putih.

Yang tak kalah penting adalah siswa-siswa juga diajak belajar untuk membuat gambar-gambar dan video berbasis IT. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk promosi. Berbagai karya yang dihasilkan dipromosikan untuk kemudian dipasarkan karena memiliki nilai ekonomi.

Bingkai cermin dari kertas bekas.

Sebagai akhir kegiatan selebrasi, berbagai hadiah dibagikan. Hadiah-hadiah diberikan kepada kelompok-kelompok yang memenangi kategori aktif, kolaboratif dan kreatif.

Plt. Kepala SMP Negeri 1 Mranggen mengunjungi stand pameran karya siswa.
Hadiah diberikan kepada kelompok siswa teraktif, terkolaboratif dan terkreatif.

Pembelajaran project merupakan satu bagian penting dalam kegiatan pembelajaran dengan Kurikulum Merdeka. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 sebutannya. Adanya kegiatan project ini merupakan pembeda dari penggunaan kurikulum sebelumnya. Aktivitas pembelajaran dengan praktik sebagai kegiatan utamanya ini menjadi kegiatan yang sangat disukai siswa-siswa. Antusiasmenya terlihat nyata.

Pertunjukan pencak silat putri mengisi acara selebrasi.
Pertunjukan pencak silat putra juga tampil dalam selebrasi.

Di sela-sela selebrasi, Prie Muzhevi Eka Siwi, S.Pd. sebagai koordinator kegiatan menyampaikan paparannya.

”Kegiatan project 1 ini adalah kegiatan dengan tujuan utama yaitu menghasilkan siswa-siswa dengan karakter yang kuat berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan alam, kolaborasi dan kerja sama serta kreativitas. Masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, kami sangat berharap agar pada pelaksanaan berikutnya bisa dilakukan kunjungan-kunjungan belajar, melakukan kegiatan tindak lanjut seperti mengaktifkan kembali bank sampah sekolah serta secara massif menggunakan pupuk kompos yang telah dihasilkan. Akhir kata, kami, para fasilitator project berharap agar pada masa mendatang siswa-siswa Spensa menjadi pribadi yang sadar sampah dan peduli terhadap kelestarian lingkungan alam sekitar”.

Bungkus bekas disulap menjadi kotak tissu.

Selain kepada siswa, kegiatan selebrasi ini juga dipersembahkan kepada beberapa pihak-pihak lainnya, di antaranya adalah fasilitator Kurikulum Merdeka, pengawas serta masyarakat sekitar sekolah. Masing-masing mereka telah memberikan kontribusi yang sangat berarti.

Bingkai foto dari kertas koran bekas.

Kegiatan pembelajaran bukan melulu berkaitan dengan mata pelajaran. Pendidikan karakter juga merupakan pendidikan yang sangat penting. Ini sangat bermanfaat bagi kehidupan siswa pada masa depan. Selanjutnya, kegiatan pembelajaran project 2 menanti. Bagaimanakah prosesnya? Tunggu ulasan berikutnya.

Salam jaya Spensa. (AA)

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Restu Pebriani
Tuesday, 30 May 2023

Luar biasa,bisa membuat motivasi bagi sekolah yg lain,dan menjadi contoh untuk menjadi terbaik.👍💪

Reply

Beri Komentar